Langsung ke konten utama

Postingan

Bisakah Wakaf Sebagai Pondasi Ekonomi Umat?

Esai ini Penulis buat dalam rangka syarat menjadi calon anggota/pengurus/komisioner Badan Wakaf Indonesia periode 2017-2020. Sebagian esai ini adalah catatan kiprah Penulis sejak dua tahun menjadi bagian dari proses sejarah pembuktian bahwa wakaf bisa menjadi bagian penting dari fondasi ekononi ummat. Kiprah Penulis dalam memberdayakan wakaf dimulai dari lingkungan terkecil yakni keluarga. Kakek Penulis bernama Haji Akrom di Tulungagung Jawa Timur mewariskan tanah untuk almarhum ayahanda kami. Alhamdulillah diatas tanah tersebut sudah dibangun sarana ibadah berupa masjid dan sekolah Islam. Penulis adalah inisiator dan pendiri serta pembina Yayasan Badan Wakaf Haji Akrom yang awalnya mengelola dan mengoptimalkan tanah wakaf warisan keluarga Haji Akrom. Kini dengan brand Akrom Foundation, yayasan ini mampu mengembangkan pengabdian sosial ke masyarakat luas di tingkat nasional dengan pelbagai program inovatif melalui pendanaan online social media . Di tingkat Asean mel...

Pesan Dua Bintang

Landscape politik nasional cukup hangat dalam pekan ini. Pasca penetapan UU pemilu dengan isu krusial PT 20 - 25% mendapat perlawanan sengit, empat partai walk out dan menyerukan kepada publik untuk melakukan uji materi UU di MK. Suasana semakin ramai saat dua jendral bertemu setelah 5 tahun "berpisah". Ada berbagai spekulasi dan analisa pertemuan lima tahun antara dua bintang ini. Mulai persiapan koalisi pilpres 2019 dan warning kepada kekuasaan jokowi. Dua isu besar ini menjadi fokus perbincangan publik setelah pertemuan selesai. Lalu apa sebenarnya pesan penting bagi Jokowi dan demokrasi? Kenapa Prabowo sangat "marah" dengan mengatakan syarat PT 20 - 20% adalah lelucon politik yang akan di ingat sejarah? SBY yang "kalem" kenapa tiba - tiba segera bertemu Prabowo? Karakter Politik Melihat kejadian pasca kekelahan pilpres 2014 dan keributan KMP - KIH sampai Pilkada DKI 2017 masih relevan bahwa rivalitas kubu Prabowo dan Jokowi belum selesai. Tiga ...

Puisi : Antara Aku, Tuhan dan Sahabat

Ada jarak antara sujud dan kematian Seperti terbangnya Hud - hud mencari Tuhannya Atau bertemunya jaring laba - laba dan kepasrahan Ini soal perjalanan yang jauh dan melelahkan Aku rindu Tuhanku seperti rindunya bunyi adzan di penghujung pagi Aku rindu Tuhanku seperti menangisnya bayi mencari emaknya Aku rindu Tuhanku seperti Ibrohim mencari Tuhannya Ya aku rindu dalam dekapan cintaNya Aku hanya gelombang di pagi hari Aku hanya debu di bawah roda sepeda Aku hanya nafas lemah yang tak kuasa Aku hanya setetes kehidupan yang sering dilupakan Ya aku hanya mimpi gelandangan yang kesiangan Sobat kemana aku mencarimu? Dimana senyum keperkasaan itu kutemui? Apakah di dekat angrrek yang sedang istirahat? Atau engkau bersembunyi dalam kerinduan yang kau simpan di langit? Sobat, aku akan terus mencarimu Udara mengabarkan kepadaku Suara malam membisikan kerinduan itu padaku Detik - detik siang membersamaiku Kemana sahabat surga yang menanti di sana Kapan kita berjumpa disaksikan kelemahan yang men...

Review : 12 Profil Pahlawan dalam Uang RI Tahun Edar 2016

12 Profil Pahlawan DATA BUKU Tahun Terbit : 2017 Penulis : Jasmi, S.Pd, M.Pd Editor : Doni Riadi Embunpagi Penerbit : Komunitas Wedangjae Tebal Buku : 138 hlmn ISBN : 978-602-97842-3-7 Ukuran : A5 Cover : Softcover Doff Stock : Habis Buku ini merupakan buku penunjang pelajaran PKn untuk jenjang Sekolah Dasar dan dapat juga digunakan untuk siswa SMP. Di dalamnya terkandung profil 12 orang pahlawan nasional yang diabadikan dalam uang baru RI Tahun Edar 2016 berbagai pecahan, kertas dan logam. Para pahlawan itu adalah : Dr. Ir. Soekarno : Sang Proklamator  Drs. Mohammad Hatta : Pemimpin Nan Bersahaja  Ir. H. Djuanda Kartawidjaja : Pahlawan Deklarasi Djuanda  Dr. G.S.S.J Ratulangi : Gubernur Sulawesi Pertama  Frans Kaisepo : Pahlawan dari Tanah Irian  Dr. KH. Idham Chalid : Guru Besar Nahdatul Ulama  Mohammad Hoesni Tamrin : Perintis Revolusi Kemerdekaan  Tjut Meutia : Srikandi Aceh Pengusir Penjajah  Mr. I Gusti Ketut Pudja ...

Resensi : Autis Bukan Kutukan

Kehadiran anak di dunia merupakan kebahagiaan bagi keluarga. Terlebih bagi seorang perempuan yang ditakdirkan menjadi perantara kehidupan sang anak. Anak adalah karunia dari Tuhan. Ia adalah anugrah tiada terkira sebagai amanah bagi orangtua. Suka cita dan bangga berpadu menjadi satu menyambut kelahiran sang anak. lahir dengan fisik sempurna, tubuh montok nan menggemaskan selalu menjadi bahan yang tak habis dibicarakan. Inilah yang dirasakan oleh Sri Murni tatkala menyambut kelahiran anak keduanya,Muhammad Faisal Hakim. Manusia boleh mengharapkan sesuatu yang sempurna. Tak satu pun orangtua mengharapkan anaknya lahir dengan masalah. Apalagi bila masalah tersebut berkaitan dengan autisma pada diri anak. Namun dibalik itu semua Tuhan memiliki hak prerogatif untuk menciptakan makhluk-Nya seperti apa yang Ia kehendaki. Manusia tak akan mampu menawar hal tersebut. Anak tak pernah memilih dilahirkan dalam keadaan autis. Keikhlasan dan ketabahan menjadi sebuah kewaj...