Pada tulisan terdahulu Penulis mengungkapkan tiga tahapan memajukan Wakaf yakni literasi (kampanye), kreasi dan Konversi. Ketiga tahapan tersebut sebaiknya dilakukan secara masif, adaptif, cepat responsif (agility) serta berkelanjutan (sustainabilty). Masifikasi literasi wakaf diperlukan karena “kids zaman now” begitu cepat bergerak dan menerima terpaan digital informasi yang mengepungnya setiap saat. Jumlah gadget dan saluran penghubung (connectedness) makin banyak dan beragam sehingga diperkirakan tahun 2020 dengan penduduk 7,9 milyar akan justru memiliki 50 milyar gadget. Generasi Milinial dan Digital Native segera disusul generasi Alpha merupakan keniscayaan yang tidak bisa dipungkiri menjadi bagian dari kelak Masyarakat Wakaf. Mereka yang kini berusia belasan dan awal dua puluhan tahun ini akan menjadi tulang punggung Digital Generation Wakaf (Dig Gene Wakaf). Seperti kita fahami nilai utama dalam pengelolaan asset wakaf pada hakikatnya adalah sustainibility. Bahkan...
Wacana dan Analisis Jurnalisme Empatik