Hampir setiap periode musim tanam, permasalahan kelangkaan pupuk anorganik selalu terjadi. Untuk menutup kekurangan pasokan pada musim tanam tahun ini, Pemprov Jateng mengajukan permintaan penambahan alokasi pupuk kepada pemerintah pusat sebesar 75.000 ton, namun yang dikabulkan baru 22.560 ton. Mengapa petani harus tergantung dari pupuk anorganik? Mengapa tidak melirik pemanfaatan pupuk organik? PEMERINTAH seolah tidak berdaya menghadapi permasalahan ini. Para petani pun dihadapkan pada permasalahan krusial. Di satu sisi, mereka membutuhkan pupuk untuk meningkatkan kapasitas produksi mereka. Tetapi, di sisi lain, mahalnya harga pupuk anorganik menyebabkan biaya produksi makin tinggi. Penggunaan pupuk anorganik dari sisi lingkungan sebenarnya mengundang masalah. Ia bisa menyebabkan rusaknya lahan pertanian, karena terganggunya ekosistem berupa matinya mikroorganisme yang berguna bagi kesuburan tanah secara alami. Tanah menjadi makin kurus dan miskin hara, sementara residu kimia ...
Wacana dan Analisis Jurnalisme Empatik